Penjualan pusat perbelanjaan Ocean Plaza merupakan salah satu peristiwa paling penting di pasar properti milik negara dan pasar real estat besar di Kyiv. Proses pelelangan fasilitas tersebut dimungkinkan setelah dinasionalisasi sepenuhnya.
Berikut rincian penting terkait persiapan lelang hingga saat ini:
Mengapa ini penting?
Ocean Plaza adalah salah satu pusat perbelanjaan dan hiburan paling menguntungkan dan populer di Ukraina. Sebelumnya, 66,65% saham pusat perbelanjaan tersebut dimiliki oleh struktur yang terkait dengan oligarki Rusia Arkady Rotenberg. Pada tahun 2023, aset-aset ini disita oleh negara berdasarkan keputusan Mahkamah Agung Ukraina, dan kemudian dialihkan ke Dana Properti Negara Ukraina (SPF).
Rincian lelang yang akan datang
-
Judul: Dana Properti Negara Ukraina secara resmi memasukkan saham negara di Ocean Plaza (66,65%) ke dalam daftar objek privatisasi besar.
-
Harga mulai: Dana Properti Negara mengusulkan untuk menetapkan nilai awal pada tingkat UAH 1,65 miliar.
-
Ke mana uang itu akan disalurkan? Dana yang diterima dari penjualan tersebut rencananya akan dialokasikan ke dana untuk melikuidasi dampak dari agresi bersenjata.
Syarat dan ketentuan dasar bagi pembeli
Pemilik baru harus memenuhi sejumlah kewajiban, termasuk:
-
Pembayaran utang: Pusat perbelanjaan tersebut memiliki utang pinjaman kepada Lanita Invest LLC (pemilik sisa 33,35% saham), yang harus diperhitungkan oleh investor.
-
Menyimpan profil: Fasilitas tersebut harus terus beroperasi sebagai pusat perbelanjaan.
-
Jaminan sosial: Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan terkait karyawan di kompleks tersebut.
Siapa yang bisa menjadi pembeli?
Para ahli pasar properti percaya bahwa baik kelompok investasi besar Ukraina maupun pengembang asing yang sudah beroperasi di wilayah tersebut dapat bersaing untuk mendapatkan aset ini. Keberadaan utang besar kepada pemilik minoritas merupakan faktor yang mempersulit, tetapi lokasi dan lalu lintas di Ocean Plaza menjadikan lahan ini unik.
Keputusan ini secara efektif mengakhiri sejarah panjang pengaruh Rusia di salah satu objek perdagangan utama ibu kota.

