Pasar sayur dalam krisis: kubis dan bawang dijual di bawah harga pokok.

Baca juga

IMF mengizinkan Ukraina untuk menunda pengesahan undang-undang tentang pajak paket.

Dana Moneter Internasional setuju untuk memberikan Ukraina angsuran pinjaman berikutnya, meskipun gagal memenuhi syarat untuk mengadopsi undang-undang tentang perpajakan paket senilai hingga 150 euro.

Beasiswa akan berlipat ganda: Kabinet menyetujui pembayaran baru untuk mahasiswa mulai 1 September.

Masa studi bukan hanya tentang kuliah, catatan, dan malam tanpa tidur sebelum semester dimulai, tetapi juga pencarian terus-menerus untuk keseimbangan keuangan.

Di wilayah Kyiv, cuaca buruk menyebabkan pemadaman listrik di lebih dari 30 jalur transmisi: puluhan ribu keluarga tanpa listrik.

Di wilayah Kyiv, akibat kondisi cuaca yang buruk — hujan lebat, badai petir, dan angin kencang — tercatat kerusakan besar pada jaringan listrik.

Uang kertas hryvnia lama tidak lagi diterima.

Sebagian warga Ukraina mungkin mengalami masalah saat membayar dengan uang tunai.

Ukrenergo mengatakan apakah jadwal pemadaman listrik akan berlaku pada tanggal 13 Juni.

Pada hari Sabtu, 13 Juni, tidak ada jadwal pemadaman listrik per jam yang diperkirakan terjadi di Ukraina.

untuk berbagi

Harga sayuran pokok untuk "perlengkapan borscht" di Ukraina telah jatuh ke tingkat kritis. Saat ini, biaya produk di pasaran seringkali bahkan tidak menutupi biaya penanaman dan penyimpanannya. Hal ini dilaporkan oleh Ksenia Guseva, seorang ahli pasar buah dan sayur di APK-Inform, dalam sebuah artikel untuk majalah Plantator.

Harga pasar saat ini (UAH/kg):

Situasi dalam hal posisi utama terlihat sebagai berikut:

  • Kubis (panen tahun lalu): 2–6 UAH/kg

  • Bawang bombai: 3–7 UAH/kg

  • Bit: 3–7 UAH/kg

Alasan utama lonjakan harga:

Para ahli mengidentifikasi beberapa faktor yang memberi tekanan pada pasar dan mengurangi keuntungan produsen:

  1. Kejenuhan pasar: Pasokan jauh melebihi permintaan sebenarnya. Besarnya surplus yang tersimpan memaksa petani untuk menjual hasil panen mereka dengan harga berapa pun.

  2. Masalah kualitas: Setelah penyimpanan yang lama, kualitas produk menurun, yang menghalangi produsen untuk menetapkan harga yang lebih tinggi.

  3. Daya beli rendah: Bahkan barang berkualitas pun tidak laku terjual karena terbatasnya konsumsi di dalam negeri.

  4. Kurangnya margin: “Pasokan memang ada, tetapi tidak diubah menjadi uang. Akibatnya, para produsen bekerja tanpa margin keuntungan atau bahkan merugi,” ujar Ksenia Guseva.

Peran impor

Menariknya, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, produk impor saat ini tidak memengaruhi pasar. Harga domestik di Ukraina sangat rendah sehingga mengimpor sayuran dari luar negeri secara ekonomi tidak menguntungkan.

Ramalan: Pasar akan tetap berada di bawah tekanan akibat kelebihan pasokan hingga seluruh hasil panen lama terjual habis. Bagi banyak petani, musim ini bisa jadi tidak menguntungkan, yang menimbulkan pertanyaan tentang volume penanaman tahun depan.