Detik-detik pertama serangan teroris di Kyiv: seorang polisi wanita menjelaskan mengapa dia tidak melepaskan tembakan.

Baca juga

Akankah Kyiv memiliki mata uang sendiri? Warga sudah mulai membuat desain uang kertas – Klitschko sangat gembira.

Para pengguna media sosial ramai-ramai membuat uang kertas lucu bergambar Walikota Kyiv Vitali Klitschko menggunakan kecerdasan buatan.

Festival Atlas 2026 di Kyiv: jadwal pertunjukan di semua panggung

Poster lengkap dan jadwal penampilan artis di Atlas Festival 2026 di Kyiv dari tanggal 17 hingga 19 Juli. Kapan Boombox, Pivovarov, Kurgan & Agregat, dan Monatik akan tampil.

Pagi hari tanggal 17 Juli: siaga skala besar diumumkan di Kyiv dan wilayah sekitarnya karena ancaman rudal balistik dan drone berkecepatan tinggi.

Pada pagi hari tanggal 17 Juli, pasukan pendudukan Rusia melanjutkan serangan besar-besaran mereka terhadap wilayah-wilayah Ukraina.

untuk berbagi

Kesaksian petugas patroli Hanna Dudina menambahkan detail baru yang secara emosional sulit pada gambaran keseluruhan tragedi tersebut. Ini merupakan elemen penting, karena memungkinkan kita untuk menunjukkan posisi pihak pembela dan menjelaskan logika tindakan polisi pada menit-menit pertama.

Berikut ringkasan poin-poin utamanya:

"Saya tidak melihat penembaknya": Polisi wanita Dudina menjelaskan di pengadilan mengapa dia tidak melepaskan tembakan selama serangan teroris di Holosiiv

Polisi wanita Hanna Dudina, yang dituduh lalai setelah penembakan terhadap orang-orang di distrik Holosiivskyi, telah memberikan kesaksian pertamanya di pengadilan. Dia tidak mengakui kesalahannya dan bersikeras bahwa dia bertindak sesuai dengan keadaan.

Poin-poin utama kesaksian:

  • Mengapa mereka tidak menembak? Dudina menyatakan bahwa dia tidak melihat penyerang itu sendiri, jadi dia tidak mungkin melepaskan tembakan "ke tempat yang tidak jelas." Menurutnya, menembak ke udara di daerah padat penduduk dapat mengakibatkan korban jiwa yang tidak disengaja di antara penghuni gedung-gedung tinggi.

  • Beberapa menit pertama: Tim penyelamat tiba di lokasi kejadian dalam waktu 4 menit. Patroli tersebut melihat dua orang dewasa berlumuran darah dan seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dengan luka di kepala.

  • Menyelamatkan seorang anak: Dudina membantah bahwa dia "melarikan diri." Dia mengklaim bahwa dia pergi ke mobil untuk mengambil kotak P3K dan menelepon ambulans, setelah itu dia menyembunyikan anak yang terluka di restoran terdekat sampai paramedis tiba.

  • Kondisi psikologis: Polisi wanita itu mengatakan bahwa anak tersebut menanyakan tentang ibunya, tetapi dia tidak berani mengatakan yang sebenarnya, berharap dia akan selamat.

Kronologi peristiwa menurut versi perlindungan:

  • 16: 29: Telah diterima panggilan terkait tindakan hooliganisme.

  • Kedatangan: Para korban luka ditemukan di dekat pintu masuk. Pelaku penembakan sudah tidak terlihat lagi pada saat itu.

  • Penembakan: Ketika petugas patroli wanita itu bergerak sejauh 30 meter untuk mengambil kotak P3K, lebih banyak tembakan terdengar, memaksanya untuk mencari perlindungan.

Konteks kasus:

Sebagai pengingat, Biro Investigasi Negara mendakwa petugas patroli dengan kelalaian resmi (Bagian 3, Pasal 367 KUHP Ukraina), yang menyebabkan kematian orang-orang. Investigasi meyakini bahwa petugas penegak hukum berhak menggunakan senjata tanpa peringatan, tetapi meninggalkan tempat kejadian, yang memungkinkan teroris untuk melanjutkan pembunuhan dan menyandera orang-orang di supermarket.